SOP Layanan Perpustakaan di Era Pandemic Covid 19

Yuk, Ikuti Tantangan 30 Hari Membaca #BacaJakarta
13 Maret 2020

SOP Layanan Perpustakaan di Era Pandemic Covid 19

Jakarta–Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan bersiap menghadapi masa transisi PSBB yang ditetapkan Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur Nomor 563 Tahun 2020 tentang Pemberlakukan Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif yang ditetapkan pada tanggal 5 Juni 2020.

Berdasarkan Kepgub tersebut, Perpustakaan menjadi salah sektor yang kembali melayani masyarakat mulai tanggal 8 Juni 2020. Menyambut keputusan gubernur pada masa transisi PSBB, maka ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Administrasi Jakarta Selatan berdasarkan dalam memberi layanan perpustakaan dengan berdasarkan prosedur kesehatan Covid 19. SOP ini ditetapkan untuk mencegah penularan covid 19 atau virus corona di masyarakat selama pelayanan perpustakaan.

SOP layanan perpustakaan pada masa transisi PSBB yang ditetapkan Sudin Pusip Jakarta Selatan antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut :

  1. Batas usia pemustaka/pengunjung perpustakaan adalah 9-60 tahun
  2. Pembatasan jumlah maksimal pemustaka di dalam perpustakaan adalah maksimal 50% dari kapasitas perpustakaan
  3. Setiap pemusta, petugas dan seluruh orang yang beraktivitas di perpustakaan diwajibkan menggunakan masker
  4. Petugas dan pemustaka dianjurkan untuk memcuci tangan secara berkala dengan sabun di bawah air mengalir atau menggunakan cairan antiseptip. Setiap pemustaka yang akan memasuki gedung perpustakaan diwajibkan mencuci tangan menggunakan sabun yang telah disediakan di lobby perpustakaan
  5. Petugas dan pemustaka yang akan memasuki gedung perpustakaan wajib diukur suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Orang dengan suhu tubuh 37,5 atau lebih dilarang memasuki gedung perpustakaan
  6. Petugas dan pemustaka yang berada di dalam gedung perpustakaan wajib menjaga jarak aman, yaitu 1-2 meter per orang. Layanan perpustakaan telah melakukan pembatasan tempat duduk pada ruang baca dan memberikan tanda-tanda untuk membatasi atau menjaga jarak aman
  7. Layanan perpustakaan pada masa transisi PSBB hanya menerapkan layanan baca di tempat. Pemustaka tidak diperkenankan untuk meminjam koleksi perpustakaan.
  8. Buku yang ditelah dibaca oleh pemusta diletakan di book drop yang telah disediakan oleh petugas.
  9. Seluruh buku yang telah dibaca pemustaka atau dikembalikan oleh pemustaka dan diletakan di book drop akan melalui proses sterilisasi dan isolasi selama 4 hari sebelum dilayankan kembali kepada pemustaka.
  10. Perpustakaan Umum Jakarta Selatan selalu menjaga kebersihan ruang perpustakaan dan koleksi perpustakaan dengan cairan diinfektan setiap harinya.

SOP ini menjadi petunjuk dan aturan yang wajib dipatuhi oleh petugas dan pemustaka selama masa transisi pembatasan sosial skala besar yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Comments are closed.

X